ade10018043
Cinta itu abstract, tapi cinta bukan class abstract
Cinta tak dapat diturunkan
Cinta tak dapat diinstansiasi menjadi objek
Cinta itu terenkripsi dan terenkapsulasi

Method-method dalam cinta tidak bersifat public
Tapi tidak juga bermodifier protected ataupun private
Method-methodnya hanya dapat diakses oleh 2 objek
Dimana 2 objek itu adalah instansiasi dari class yang berbeda dan package yang berbeda

Contructor cinta memiliki banyak karakteristik dan parameter yang berbeda-beda
Wajar saja kalau overloading dari contructor tersebut sering membuat programmer bingung
Tidak ada istilah overriding dalam cinta
Karena seperti telah disebut diatas, cinta tak dapat diturunkan

User interface dari cinta memang sulit digambarkan
Cinta tidak seperti array yang statis
Tapi Kita tidak perlu membuat linked list untuk cinta yang dinamis
Karena cinta adalah array yang dinamis, sesuai dengan argumennya

Statement cinta tidak berjalan sequence
Tapi cinta sudah menggunakan konsep OOT
Multithreading dalam cinta itu pasti ada

Hati adalah database yang compatibel untuk cinta
Sintaks adalah implementasi dari statement cinta
Air mata adalah capture dari output cinta

Berhati-hatilah dalam membuat statement looping dalam cinta
Karena kesalahan ekspresi boolean dapat menyebabkan looping yang tak berujung
Dan jangan pernah mengimplementasikan branching dalam cinta
Jika kamu tidak ingin menghancurkan semua thread yang sedang running
Label: 0 komentar | | edit post
ade10018043
Hidup adakah artinya???

berdiri di tepi karang..
menunggu matahari fajar..
Merah kilaunya..
bermakna dalam..

Ombak mengikis karang..
serpihan air laut berterbangan..
Aku hanya bisa diam..
saat kusadari aku kesepian..

Hanya alam yang menemani..
ku berbicara pada hujan..
Ku bersandar pada pepohonan..
mungkin aku hanya sendirian..

Tak ada malaikat dihatiku..
Mereka sudah pergi jauh..
Jauh dari hidupku..
Semua hanya dunia palsu..

Mengapa??
Mengapa Langit tak mendengar??
saat aku hanya bisa terdiam kesepian..
mengapa tak kau tolong aku yang menderita??

Percuma aku bertanya..
karena kau tak akan menjawab..
Hidup dan matiku juga kau tak pedulikan..
Buat apa aku ada..

By: Achmad

Kupersembahkan puisi ini kepada Dia yang mengajarai aku tentang cinta
Yang mengajari akau tentang kebencian
Yang mengajariku tentang arti hidup
Label: 0 komentar | | edit post
ade10018043
Tak akan lagi aku sanggup
Mengepak sayap mengitari bumi
Menyibak kabut di pagi
Sungguh aku tak akan sanggup
Walau hanya memandang dunia

Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dirangka sayapku yang patah
Melawan badai tadi siang

Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dihati yang tersayat oleh rasa
Melawan benci diruang cinta

Sebab badan ini
Menanggung sakit tiada bertabib
Menanggung lara tiada pelipur
Dijantung yang tertusuk duri
Hingga aku tiada tersadar lagi
Bahwa aku telah mati
Label: 0 komentar | | edit post
ade10018043
hai gaan...ketemu lagi yaaa...nih kmaren kelompok saya bikin program membuat kombinasi dan permutasi..mari lihat programnya..

eiittss...ada yg lupa...program ini memakai bahasa jawa gaan...nanti bisa di translate sendiri yaa..atau bisa tinggalkan komentarnya..hehehe ^_^

oke..ini dia programnya

#include < iostream.h >
#include < stdio.h >
#include < conio.h >
long int fak (long int x);
void main()




{
int n,r, Prts,pilihan,p;
char ulang;
do
{
clrscr();
cout << " NGETUNG KOMBINASI LAN PERMUTASI " << endl ; cout << " 1. KOMBINASI " << endl ; cout << " 2. PERMUTASI " << endl ; cout << endl << endl; cout << " Monggo Jenengan Pilih no 1 utowo 2: " ; cin >> pilihan ;
switch (pilihan)
{
case 1 :
cout << " Program Ngetung Kombinasi " ; cout << endl ; cout << " Nglebokke ongko sek kapeng pisan : " ; cin >> n ;
cout << endl ; cout << " Nglebokke ongko sek kapeng pindo: " ; cin >> r ;
cout << endl ; if (n > r){
Prts = fak(n)/(fak(n - r) * fak (r)) ;
cout << endl ; printf(" Kombinasinipun inggih meniko: % d " , Prts) ; cout << endl; } else if (n < r){ cout << " data ne salah ndoroooo" ; } cout << endl ; break ; case 2 : cout << " Program Ngetung Permutasi" ; cout << endl ; cout << " Nglebokke ongko sek kapeng pisan : " ; cin >> n ;
cout << endl ; cout << " Nglebokke ongko sek kapeng pindo: " ; cin >> r ;
cout << endl ; if (n > r){
Prts = fak (n)/fak(n - r) ;
cout << endl ; printf ( " Permutasinipun inggih meniko: % d " , Prts) ; cout << endl ; } else if (n < r){ cout << " data ne salah ndoroooo " ; } cout << endl ; break ; default: cout << " Sory bozz...datane raono " << endl ; break ; } cout << " Bali neng menu kepisan (y/n)? " ; cin >> ulang ;
} while(ulang = = ' y ') ;
}

getch();
long int fak (long int n)
{
int f;
if (n < = 1)
{
f = 1 ;
}
else
{
f = n * fak ( n - 1 ) ;
}
return ( f ) ;
}
ade10018043
1. Cinta ini, yang selama kujaga dan kudekap hanya untukmu
2. Tiba-tiba hilang seperti embun dihempas cahaya mentari… Entahlah, aku hanya
merasakan hampa dan sepi
3. Terus bersemi… Setiap kali aku menatap wajahmu,
4. Aku bahkan enggan untuk sekadar berpaling memandang wajah dan semu di
pipimu lagi.
5. Hanya satu… Satu hal kesungguhan dan keyakinan yang ingin aku lakukan, yaitu
6. Menanti datangnya hati yang lain. Percayalah, jangan pernah membayangkan
aku akan
7. Menikahimu dan tumbuh bersamamu. Percakapan kita terakhir kali
8. Terlampau membosankan, dan tolong jangan harapkan pertemuan itu akan
9. Membuatku ingin bertemu dan meneduhkanmu lagi dalam dekapanku.
10. Sayangnya, kamu selalu hanya memikirkan dirimu sendiri.
11. Seandainya saja… Suatu saat nanti ketika kita menikah dan sebaris janji
telah terujar, aku sungguh percaya bahwa
12. Hidup kita akan terasa luruh dan jatuh, dan aku tak akan pernah merasakan
13. hal itu akan menjadi keajaiban dalam hidupku karena aku dapat hidup
bersamamu dan mencintaimu selamanya. Aku menyimpan hati ini
14. Untuk dicintai, tapi hati ini, cinta ini, bukanlah sesuatu
15. Yang setulusnya telah kutitipkan padamu. Tiada seorang pun yang lebih
16. Egois daripada kamu. Dalam hati, keyakinanku tak akan pernah berubah bahwa
kamu takkan
17. Mampu untuk menjagaku, menawan jiwaku dan menemaniku tanpa syarat.
18. Setulusnya aku hanya ingin kamu memahami bahwa
19. Aku mengatakan semua ini dengan sungguh-sungguh. Apakah kamu bersedia
menolongku
20. Bila engkau juga merasa ini akhirnya, tolong tak perlu berusaha
21. Untuk menjawab semua ini. Seluruh surat yang telah engkau sampaikan
menorehkan
22. Hal-hal yang tak membuatku terpikat. Dewi waktu yang berdentang, kamu tidak
akan pernah memiliki
23. Cinta sejati dariku. Selamat tinggal… Percayalah,
24. Aku tak akan akan kembali kepadamu lagi. Tolonglah, jangan pernah berharap
25. Bahwa aku, akan, selalu menjadi kekasihmu, selamanya…

Tolong, jangan engkau menangis, seka dulu air matamu… Satu permintaan terakhir dariku untukmu, jika kamu ingin tahu dalamnya hatiku, tolong baca surat ini dengan membaca dari angka ganjil, maka kamu akan paham is hatiku sebenarnya. Bukankah cinta untuk saling memahami?
Label: 0 komentar | | edit post
ade10018043
Kekasih…
Suatu ketika aku akan wafat…
Menyandang bulu dan sayap laksana malaikat
Dan akan segera ku akhiri cerita
Saat sisa nafasku berhenti dibatas waktu…

Bila tiba saat kupergi…
Jangan ada derai air mata kedukaan
Karna ratapmu akan patahkan sayapku

Kepergiaanku menempuh puncak impian,
Ketika sang utusan merengkuh jiwa ini.
Hapuslah air matamu…
Meski terus kau percikan duka atas kepergianku,
Aku tak akan pernah kembali,
Dan sungguh tak ingin kembali.

Biarlah jiwaku tenang berlalu…
Dalam dekapan hangat sayap malaikat
Merengguk anggur kebebasan semu
Diantara setumpuk timbangan perbuatanku

Aku berharap…
Jasad matiku kau balut dengan senyum
Benamkan kebalik tanah penuh ketulusan
Iringi kepergianku dengan doa
Mungkin itu akan meringankan bebanku

Biarlah pusara ini menjadi saksi…
Bahwa aku pernah mengembara melintasi lembah mimpi
Sekejap tersenyum merengguk manisnya dosa duniawi
Yang kini tinggal belulang membujur kaku ditengah sepi…
Akan kunanti dirimu didepan gerbang keabadian…
Mungkin dalam penantian ini…
Masih ada celah
Tuk wujudkan dahaga rindu ditelaga cinta…
Label: 0 komentar | | edit post